Try and try again

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Try and try again

Menyelamatkan data di private folder Windows XP

E-mail Print PDF

Belum lama mengalami kejadian system Windows error. Sudah coba di-repair masih tidak bisa masuk ke Windows. Padahal ada data di "my document" yang di-setting "private folder". Data yang tidak di private folder masih bisa di-copy di komputer lain yang juga pake windows XP, tapi yang ada di private folder tidak bisa di-copy. Setelah googling, akhirnya nemu juga caranya. Bagi yang mengalami nasib serupa, silakan mencoba step-step berikut.
 
1. Buka Windows Explorer
2. Tools -> Folder Options
3. Klik View tab
4. Uncheck “Use simple file sharing” (untuk menampilkan tab Security)
5. Klik OK
6. Pilih Folder file yg bermasalah
7. Klik kanan -> Properties
8. Klik Security tab -> Permission for Administrator
    Pilih Allow untuk semua
9. Klik Advanced
10. Klik Owner tab -> Pilih owner
11. Pilih Change Owner to -> check “Replace owner on subcontainer and objects”

Smoga berhasil.

 

Sumber : http://forum.chip.co.id/showthread.php?t=58309&p=855831

Last Updated on Sunday, 30 October 2011 18:47
 

Koneksi Internet dengan MOBI di openSUSE 11.2 dan Sabily/Ubuntu 9.04

E-mail Print PDF

Mobi dari Mobile-8 menjadi salah satu pilihan bagi yang ingin menikmati fasilitas internet dengan biaya yang relatif terjangkau. Paket internet Mobi saat ini menyertakan modem Pantech PX 500 dengan konektor PCMCIA / USB 2.0. Memang dilihat dari ukuran modemnya agak kurang praktis untuk keperluan internet mobile, dibandingkan dengan koneksi dengan USB modem yang ukurannya hampir sama dengan flashdisk. Tapi lumayanlah untuk koneksi internet yang murah meriah… :)

Bagi yang menggunakan PC/notebook yang menggunakan OS Windows XP, Vista, ataupun MacOS, mungkin tidak begitu masalah untuk instalasi driver dan setting koneksi internet, karena sudah ada buku panduannya. Tapi bagaimana dengan yang menggunakan OS Linux? Karena baik di buku panduan maupun di webnya Mobi tidak disebutkan cara untuk koneksi internet dengan Mobi di Linux.

Berikut tipsnya. (Dalam hal ini, Linux saya yang pernah saya coba adalah openSUSE 11.2 dan Sabily 9.04 (Ubuntu 9.04 versi Moslem Edition). Untuk distro Linux yang lain, mungkin ada sedikit beda.)
———————————————-

Step2 untuk openSUSE 11.2 :

1. Install paket wvdial beserta dependencies-nya. Paket wvdial ini sudah tersedia di DVD openSUSE 11.2. Bisa menggunakan YaST atau program installer lainnya.

2. Setelah instalasi selesai, buka terminal.

3. Jalankan lsusb dan wvdialconf sebagai root. Kemudian cek, apakah modem terdeteksi dengan baik.
linux-m1a5:~ # lsusb
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 002 Device 002: ID 0951:1607 Kingston Technology DataTraveler 100
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 002: ID 106c:3702 Curitel Communications, Inc. Pantech PX-500
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 006 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 007 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub

linux-m1a5:~ # wvdialconf
Editing `/etc/wvdial.conf’.

Scanning your serial ports for a modem.

Modem Port Scan<*1>: S0 S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 Z — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 — OK
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK
ttyACM0<*1>: Modem Identifier: ATI — Manufacturer: UTStarcom communication Inc.
ttyACM0<*1>: Speed 4800: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 9600: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 19200: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 38400: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 57600: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 115200: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 230400: AT — OK
ttyACM0<*1>: Speed 460800: AT — OK
ttyACM0<*1>: Max speed is 460800; that should be safe.
ttyACM0<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 — OK

Found an USB modem on /dev/ttyACM0.
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.
ttyACM0: Speed 460800; init “ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0″

4. Kemudian, edit file wvdial.conf dengan menggunakan editor file yang ada (vi/nano/atauyang lainnya). Perhatikan yang dicetak tebal.
linux-m1a5:~ # vi /etc/wvdial.conf

[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Modem = /dev/ttyACM0
Phone = #777
Idle Seconds = 300
Modem Type = USB Modem
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Baud = 460800
Auto DNS = 1
Dial Command = ATDT
Ask Password = 0
ISDN = 0
Password = xxxxxx ( sesuaikan dengan password Mobi Anda)
Username = This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it (sesuaikan dengan username Mobi Anda)

5. Setelah itu cek file dibawah dan pastikan ada baris yang isinya : “[username mobi] * [password mobi]”
tanpa tanda kutip, dan sesuaikan dengan username dan password yang diberikan operator.
Contoh :
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it * 123456
atau
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it * 123456

/etc/ppp/chap-secrets
/etc/ppp/pap-secrets

6. Terakhir, jalankan wvdial sebagai root.
linux-m1a5:~ # wvdial
–> WvDial: Internet dialer version 1.60
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Modem initialized.
–> Idle Seconds = 300, disabling automatic reconnect.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Sat Dec 12 09:06:52 2009
–> Pid of pppd: 8352
–> Using interface ppp0
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> local IP address 172.16.231.108
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> remote IP address 10.21.9.49
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> primary DNS address 192.168.255.3
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> secondary DNS address 10.88.77.6
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]
–> Script /etc/ppp/ip-up run successful
–> Default route Ok.
–> Nameserver (DNS) Ok.
–> Connected… Press Ctrl-C to disconnect
–> pppd: �ot�8�[06][08](�[06][08]

8. Seharusnya sudah bisa terkoneksi…. dan… selamat ber-internet-an… ;-)

9. Untuk mengakhiri koneksi, tinggal tekan Ctrl + C.

————————————————————————–

Step2 untuk Sabily 9.04 / Ubuntu 9.04 :
1. Untuk instalasi di Sabily/Ubuntu 9.04, sebenarnya hampir sama dengan di openSUSE 11.2. Install paket-paket berikut.
- libuniconf4.4_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb
- libwvstreams4.4-base_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb
- libwvstreams4.4-extras_4.4.1-0.2ubuntu2_i386.deb
- libxplc0.3.13_0.3.13-1build1_i386.deb
- wvdial_1.60.1+nmu2_i386.deb
Namun sayangnya saat paket2 tersebut dicari di DVD Sabily 9.04 yang dari InfoLinux tidak ketemu ( atau mungkin saya mencarinya kurang teliti :D ). Jadi saya download di tempat lain dulu, karena belum bisa koneksi internet…

Adapun untuk step-step selanjutnya, bisa mengikuti step-step pada openSUSE 11.2. Semoga membantu….

 

Koneksi Printer dari Client Linux Opensuse ke Server Windows

E-mail Print PDF

Pada jaringan komputer local (LAN) di perkantoran, biasanya ada salah satu PC yang disediakan sebagai printer server, dimana dari PC client bisa mencetak document di printer tersebut melalui jaringan. Jika PC server maupun client sama-sama menggunakan OS Windows, di sisi server printer cukup di-share maka printer akan dikenali di PC client. Kadang di jaringan dengan server Windows tidak semua client menggunakan Windows juga. Ada juga client yang menggunakan Linux. Nah, bagaimana cara agar client Linux ini bisa melakukan proses print di server Windows? 

Ada berbagai cara agar proses print dalam situasi ini. Berikut salah satu cara untuk koneksi printer dari client Linux ke server Windows, dengan menggunakan protokol LPD. 

Note : Saya baru mencoba di client dengan OS Linux Opensuse 11.1. Belum coba di OS Linux yang lain. 

Setting pada Server Window

  • Masuk ke Control Panel > Add-Remove Program.
  • Pilih menu Windows Component di sebelah kiri.
  • Beri tanda centang pada pilihan Other Network File and Print Services.
  • Pilih Next dan tunggu sampai service ini selesai di-install. Pada proses instalasi service ini, diperlukan CD Windows yang digunakan pada saat instalasi Windows di server.
  • Setelah instalasi service itu selesai, masuk ke Control Panel > Administrative Tools > Services.
  • Kemudian pada TC-IP Print Server, aktifkan pilihan Automatic agar service otomatis berjalan pada saat komputer booting.
  • Kemudian, lakukan sharing printer pada PC server tersebut.
  • Lakukan pengecekan IP server printer tersebut (jika belum tau IPnya) untuk keperluan setting di PC client, dengan menggunakan perintah IPConfig pada command prompt ataupun pada setting Network Connection.

Setting pada PC Client (Opensuse)

  • Pada PC client ini, lakukan setting printer dan memilih LPD (Bisa melalui YaST/Control Center jika menggunakan desktop Gnome atau KDE Control Center jika menggukan desktop KDE)
  • Isikan IP address komputer Windows (server) dan nama share printer pada settingan yang tampil.
  • Pilih jenis printer sesuai merek dan seri printer yang digunakan.
  • Test dengan menekan pilihan test print yang ada. Jika settingan sudah benar, seharusnya proses print bisa berjalan.
Pada kasus saya, pada saat test print, secara default ternyata printer menggunakan tinta warna, sehingga hasil printout-nya warna semua. Agar printer bisa warna dan hitam, masuklah ke Control Center > Printing. Double click nama printer yang sudah dibuat tadi maka akan masuk Printer Properties. Pilih Printer Option, kemudian pada Printout Mode pilihlah pilihan yang ada Color + Black.

 Demikian sedikit tips dari saya, semoga membantu...

Last Updated on Friday, 05 June 2009 22:44
 

Virtual Box di openSUSE

E-mail Print PDF

Virtual Box adalah salah satu aplikasi virtual machine yang bisa dijalankan di linux. Mengapa pake pake Virtual Box untuk virtual machine? Jawabannya simple. Karena saya pake openSUSE 11 dan sudah tersedia di paket DVD instalasi openSUSE 11... :D

Adapun untuk bisa menggunakan Virtual Box, kita cukup melakukan instalasi dari DVD yang tersedia dengan menggunakan Yast.

Last Updated on Thursday, 25 June 2009 14:55 Read more...
 

Joomla - Error : Warning! Failed to move file

E-mail Print PDF

Beberapa waktu yang lalu, sempat mencoba install module di Joomla 1.5.9. Tapi selalu error dengan pesan :

Warning! Failed to move file.

Analisa awalku adalah karena masalah permission (hak akses file/folder). Padahal udah coba ubah permission di beberapa folder yang sepertinya perlu, tapi masih saja tidak bisa. Tetep error... Udah coba googling, masih juga belum nemu solusinya. Karena udah bete, akhirnya aku tinggalin masalah itu... ngerjain yang lain.. :D

Eh... Ternyata hari ini inget lagi. Mumpung lagi semangat ngoprek, akhirnya googling lagi... Dan akhirnya ternyata nemu juga forum yang membahas soal itu. Di forum itu disebutkan supaya mengubah permission folder-folder berikut.

Last Updated on Thursday, 25 June 2009 15:22 Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 2

Main Menu

Pulsa Murah